.

.



Pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Dasar (SD) masih menimbulkan pro dan kontra. Berbagai macam tanggapan positif maupun negatif kerap muncul ke permukaan menanggapi hal tersebut. Pihak pengajar dan pelajar dari SDN Pangambangan 5 Banjarmasin serta SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, masing-masing memberikan komentarnya terkait perlu atau tidaknya pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SD.

Menguji Kemampuan Siswa Secara Lebih Akurat Dengan Ujian Nasional

Pelaksana Tugas Harian SDN Pangambangan 5 Banjarmasin, Hj. Masrah, S.Pd mengatakan pelaksanaan ujian nasional bisa dikategorikan baik karena dapat mengukur kemampuan guru dalam proses belajar dan mengajar. “Ujian Akhir Sekolah (UAS) memang hampir sama dengan ujian nasional, hanya saja pelaksananya dari sekolah yang bersangkutan dan pemeriksaan di dinas pendidikan masing-masing daerah. Kalau saya pribadi lebih senang dengan ujian nasional, karena bisa menguji kemampuan siswa secara  lebih akurat,” tuturnya.
“Perasaan saya saat menghadapi ujian nasional deg-degan, karena belum pernah merasakan ujian, biasanya cuma ulangan semester saja. Saya sebenarnya kurang setuju dengan diadakannya ujian nasional karena soal-soalnya ada yang belum dipelajari, soalnya dari pusat bukan hanya dari rayon, jadi menurut saya bagusnya ujian nasional ditiadakan.” (Ayu Ningtyas, Siswi Kelas VI A SDN Pengambangan 5 Banjarmasin)



Persiapan Menghadapi Ujian Nasional, Siswa-siswi Mengikuti Bimbel

Kepala Sekolah SDN Pasar lama 1 Banjarmasin, H. Alipandi, S.Pd juga menyampaikan, Ujian Nasional Tingkat SD perlu dilaksanakan untuk menguji kecerdasan anak. “Sampai dimana kemampuan si anak, bagaimana pencapaiannya, kalau sekolah yang melaksanakan ujian kadang-kadang hanya pada batas-batas tertentu. Ujian yang dimaksud ini ujian dari nasional, dari SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin persiapannya berupa menjawab soal-soal terdahulu, ada pula jam tambahan sepulang sekolah bagi siswa dan orangtua yang berminat, namun tidak kami wajibkan, sebagian besar ikut, namun ada juga yang ikut les diluar,” papar Alipandi.



 “Untuk persiapan ujian nasional dari semester I, tapi sejak di rumah dan bimbel sudah ada persiapan ujian nasional. Saya belum merasa gugup, harus fokus aja untuk meraih nilai yang sempurna. Saya setuju aja dengan adanya UN, soalnya penentuannya bukan hanya dari nilai ujian nasional saja, tapi dibantu juga dengan nilai sekolah. Jadi kalau nilai UN-nya agak rendah, nilai sekolah bisa membantu.” (Alya Zafira, Siswi Kelas VI C SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top