UAN tahun 2013 ternyata juga dinilai kurang
efektif dan banyak menuai kritik oleh beberapa intuinitas kalangan pelajar
maupun pendidik.
Salah satunya Wakasek Kurikulum SMAN 4
Banjarbaru, Sahidin, M. MPd. Menurutnya UAN tahun sebelumnya dinilai kurang maksimal karena kurangnya kesiapan dari pusat. “Hal itu terjadi karena saat UAN tahun lalu (2013, red) ada perubahan tipe soalnya, yang seharusnya soal itu sudah
direncanakan dari awal. Akibatnya siswa jadi kurang siap dalam menghadapi UAN karena adanya
perubahan-perubahan tersebut,” tuturnya saat ditemui Rabu (15/1) di SMAN 4 Banjarbaru.
Lebih lanjut Sahidin
mengatakan, Pasing Grade nilai kelulusan harus mencapai 5,5 dalam 40 butir soal dan harus benar menjawab
13 soal, tentunya cukup berat untuk mencapai hal
tersebut. Untuk tahun ini pengelolaan akan dikelola oleh masing-masing
provinsi, mengingat tahun-tahun yang lalu distribusi soal berasal dari pusat. “Sepertinya terlihat cukup bagus persiapannya untuk tahun ini,” imbuhnya.
Saat Wartawan New Bschool Magz menyinggung mengenai perlu
atau tidaknya UAN diadakan, Sahidin menyampaikan penentuan nilai kelulusan 40% dari
UAN,dan 60% dari sekolah. “Sepertinya itu cukup sulit, memang katanya yang menentukan sekolah tapi syarat-syarat itu tadi yang memberatkan
seperti nilai rata-ratanya dbawah 5,5 aja sudah tidak bisa. Kedepannya mungkin saya setuju UAN
ditiadakan. Negara-negara
maju seperti Jepang, Amerika dan Jerman tidak menggunakan
UAN untuk menentukan kelulusan, bahkan mereka tidak memakai passing grade,” ungkapnya.(Rasyid Ridho)
(Komentar
para siswa lampirkan disamping foto-fotonya)
M. Husni / Siswa XI IPS 3 SMAN 4 Banjarbaru
“Menurut saya tidak perlu diadakan UAN lagi, apabila ada siswa yang
tidak lulus karena tidak memenuhi nilai passing grade,
jadi percuma dong selama 3 tahun hanya ditentukan dalam ujian 3 hari itu.”
M. Mahfudz / Siswa XI IPA 2 SMAN 4 Banjarbaru
“Uan
itu kalau
bisa ditiadakan lah, karena kasian kan misalnya ada yang tidak lulus diantara mata pelajaran
yang diujikan sedangkan nilai mata
pelajaran yang lain tinggi.”
Ervina Chandra Fransiska / Siswa X 4 SMAN 4
Banjarbaru
“Menurut
saya pribadi UAN itu tidak perlu, karena pada saat kelas 3,
mereka pasti fokus memikirkan bagaimana supaya lulus UAN tanpa memikirkan hasil
belajar mereka selama 3 tahun. Sehingga mereka akan lupa pelajaran dari kelas
1, 2 dan 3 karena begitu terfokusnya pikiran mereka ke uan.”
Kartika Rakhmawati / Siswa XI IPA 1 SMAN 4
Banjarbaru
“Tidak
perlu
diadakan, karena kebanyakan orang pasti akan stress duluan menghadapi UAN sehingga mereka tidak
bisa berkonsentrasi belajar.”
0 komentar:
Posting Komentar