.

.



Wakasek Kurikulum SMAN 1 Banjarmasin, Drs. H. Nursani mengatakan telah mendapatkan info dari BSNP mengenai jadwal Ujian Nasional yang berlangsung pada tanggal 14 - 16 april 2014. “Kalau ujian sekolah diperkirakan akan dilaksanakan pada  bulan Maret, sebelum itu ada ujian prakteknya,” tuturnya.



Saat disinggung mengenai tanggapannya terhadap adanya pro dan kontra terkait ujian nasional, Nursani menambahkan pihaknya hanya mengikuti kebijakan dari Kementrian Pendidikan Nasional. “Ujian Nasional akan tetap dilaksanakan meskipun diluar sana ada pro dan kontra. Kita akan tetap bersiap-siap untuk melaksanakannya, tegasnya.

Untuk menstandarkan pendidikan, lanjut Nursani, Ujian Nasional perlu diadakan dan dilaksanakan. “Apabila tidak diadakan ujian nasional, masing-masing akan menentukan sampai dimana mata pelajaran tersebut diujikan. Namun dengan diadakan ujian bersama dari pusat, maka kita akan menyamakan apa yang diinginkan oleh pusat tersebut sehingga perlu juga diadakan ujian nasional, kita juga tidak terlalu repot,” demikian Nursani.


Perasaan agak deg-degan sih, terus persiapannya dengan berdoa dan belajar, insya Allah sudah siap. Tapi menurut saya ‘gak setuju sih dengan diadakan ujian nasional,  karena kurang adil aja, masa kita belajar 3 tahun tapi cuma ditentukan dalam 3 hari saja. Saran saya mungkin nilai selama 3 tahun belajar di sekolah dikumpulkan jadi satu, kemudian dinilai apakah sudah bisa memenuhi syarat kelulusan atau tidak, jadi jangan cuma dinilai dari 3 hari saja.” (M. Fikri Baihaqi, Siswa Kelas XII IPS 1 SMAN 1 Banjarmasin)

Disarankan Ada Uji Kompetensi di Ujian Nasional

Kepala Sekolah SMKN 4 Banjarmasin, Drs. H. Muryadi, SH, MM menyampaikan,  Ujian nasional di SMKN 4 Banjarmasin dilaksanakan pada tanggal 14 - 17 April 2014. “Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan sebagai khas dari smk ada ujian teori kejuruan merupakan mata pelajaran yang diujikan,pungkasnya.


Menanggapi pro dan kontra pelaksanaan Ujian Nasional, Muryadi menyatakan khusus sekolah menengah kejuruan, lulusannya dirancang agar bisa bekerja, mandiri, membuka usaha atau   bekerja di dunia usaha serta industri. “Kita setuju saja sebenarnya, cuma khusus SMK barangkali akan lebih tepat jika Ujian Nasional fokus pada uji kompetensi keahlian sesuai dengan bidang keahliannya seperti teori praktek, itu yang sangat bermanfaat, bisa juga dilakukan secara nasional. Seharusnya fokus uji kompetensi keahlian nasional saja,tegasnya.



“Gugup sih, karena sebentar lagi Ujian Nasional yang akan menentukan kelulusan. Sebenarnya setuju aja, soalnya sejak SD udah ada ujian nasional, jadi ada atau gak adanya Ujian Nasional, gak jadi masalah. Persiapan saya adalah belajar setiap hari, agar kedepannya lebih mantap lagi, insya Allah sudah siap.” (Rima Permatasari, Siswi Kelas XII UPW SMKN 4 Banjarmasin)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top