.

.

Tampil Perdana Meraih The Best Performance
       
Sebelum D’Yume terbentuk pada tahun 2008, band ini bernama SHISIO. SHISIO digawangi Deta sebagai vocalist, Febri sebagai guitarist, Dema sebagai bassist, Alvi sebagai keyboardist, dan Reza sebagai drummer. SHISIO  terbentuk dari sebuah komunitas musik J-ROCKSTARS BANJARBARU, dan memilih genre JAPANESE ROCK. Karena dirasa kurang menjual, nama SHISIO diganti dengan nama EIEN NO AI, hingga akhirnya Febri, Alvi dan Reza memutuskan keluar karena perbedaan visi bermain. Mereka bertiga kemudian membentuk band baru lagi diluar dari J-ROCKSTARS BANJARBARU. EIEN NO AI sempat vakum selama 2 bulan, Deta dan Dema yang dulunya adalah rekan 1 band saat masih bergabung dengan HETA Band berinisiatif mencari personil baru.

Setelah beberapa lama mencari personil yang baru, Dema dan Deta akhirnya bertemu dengan Idonk sebagai vocalist partner Deta, serta Iwan dan Phanyoo sebagai guitarist yang berasal dari Komunitas J-ROCKSTARS BANJARBARU. Untuk posisi drummer, Dema memilih Rizky, teman 1 kompleknya.
Setelah beberapa kali berganti nama band, Deta dan Dema kemudian memilih nama D'YUME sebagai nama band baru mereka, yang artinya adalah IMPIAN dalam bahasa Jepang. Inisial huruf  'D' dari nama D'YUME berasal dari inisial huruf depan dari nama mereka berdua.
Latihan demi latihan dijalani, D'YUME mulai mengikuti ajang-ajang parade dan festival-festival band indie. Pada performance pertama mereka, D'YUME mendapatkan kategori THE BEST PERFORMANCE dari 42 band yang mengikuti parade band indie di Café HOBBIES Banjarbaru.

Tak berselang lama, D'YUME sepakat untuk rekaman lagu pertama mereka yang berjudul “LOVING YOU”di Home Recording Azli, guitarist band D'TICK. Rizky sang drummer memutuskan hengkang dari D'YUME setelah lagu kedua mereka yang berjudul “MAAFKANLAH” selesai direkam dan dirilis dengan alasan ingin lebih fokus lagi pada kuliahnya. Partner Deta diposisi vocalist, Idonk, juga ikut hengkang dan memilih untuk lebih fokus pada kegiatan serta profesinya sebagai seorang Photographer.
Posisi drummer kemudian diisi oleh Pudhal, teman 1 kampus namun berbeda jurusan dan 1 daerah dengan Phanyoo sang guitarist. Ketika Komunitas Virginity Banjarmasin menggelar event parade band indie dalam rangka Anniversary Virginity Banjarmasin ke-1, D’Yume sukses meraih Juara 1 dalam event tersebut. Begitu pula ketika salah satu brand ternama menggelar festival Soundversity, D’Yume berhasil meraih Juara 3 dan berhak menjadi Band pembuka Kolaborasi Personil Band papan atas seperti Andy /Rif, Eno Netral, Tresno Pas Band dan beberapa personil band papan atas lainnya di Carribean Pub Blue Atlantic Hotel Banjarmasin.



























 Setahun berselang, Iwan pun mulai fokus dengan pekerjaannya diluar kota, lambat laun perubahan personil kembali terjadi di Band D'YUME. Posisi Iwan sebagai guitarist digantikan oleh Pudhal yang sebelumnya sebagai drummer, dan posisi drummer yang kosong diisi oleh Iky, yang tidak lain adalah adik Pudhal.
Jauh sebelum D'YUME terbentuk, masing-masing personilnya mempunyai band yang berbeda-beda genre dan namanya. Deta adalah vocalist band rock festival 'EXCELLENT BAND', Phanyoo dulunya adalah guitarist 'KONOHA', Iwan dari band bergenre Japanese 'PHANTASY', Dema EX personil band pop 'NYATTA BAND' dan 'MY SOUL' serta band rock festival 'ZWART', yang saat itu masih menjadi keyboardist. Risky Ex 'S-COOL' yang beraliran pop, sedangkan Pudhal dan Iky dari 'BLACK ROMANCE' yang bergenre rock dan heavy metal.

D'YUME dengan berbagai macam genre dari tiap personilnya sepakat memilih jalur dan genre 'JAPANESE ROCK ALTERNATIVE CREATIVE' hingga sekarang, untuk memberi warna baru diblantika musik Banjarbaru pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya, dengan lagu-lagu mereka yaitu LOVING YOU, MAAFKANLAH dan FIRST TIME. (Dema)   


1 komentar:

  1. kerennn..mampir ke blog kami yuk...
    http://nsmediapro.blogspot.com/

    BalasHapus

 
Top